06/05/2021
Setelah 12 Tahun, Tottenham Lanjut Puasa Gelar Juara

Setelah 12 Tahun, Tottenham Lanjut Puasa Gelar Juara

Setelah 12 Tahun, Tottenham Lanjut Puasa Gelar JuaraTottenham Hotspur kalah dari Manchester City di partai final Piala Liga Inggris. Ketidakberhasilan itu membuat The Lilywhites harus meneruskan puasa titelnya yang telah berjalan lebih satu dasawarsa.

Berlaga di stadion Wembley, Minggu (15/4/2021) malam WIB, tanding di antara Manchester City versus Tottenham Hotspur di final Piala Liga Inggris hasilkan The Citizens sebagai sebagai juara karena kemenangan tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Man City diciptakan Aymeric Laporte pada menit ke-82.

Buat Man City, kesuksesan merampas Piala Liga Inggris jadi ke-4 kalinya secara berturut-turut mereka dapat peroleh. Sementara Tottenham, harus gigit jemari kembali karena harus perpanjang puasa gelar mereka di persaingan sah.

Berdasar catatan Opta, Tottenham Hotspur terakhir kali dapat mengusung piala juara terjadi pada gelaran Piala Liga Inggris musim 2007/2008. Saat itu, Spurs menaklukkan Chelsea 2-1 di partai final.

Baca Juga: Belanda Tertawa Paling Lebar Jika Skorsing UEFA Dijatuhkan

Setelah keberhasilan itu, Tottenham tidak sanggup kembali dapat raih titel juara sesudah tidak berhasil keseluruhan di empat pertandingan final dimainkan. Rinciannya, tiga final di gelaran Piala Liga Inggris, dan sekali di partai final Liga Champions musim 2018/2019 kemarin.

Ryan Mason sendiri akui benar-benar sakit hati dengan kekalahan Tottenham atas Man City di final Piala Liga Inggris kesempatan ini. Masalahnya Ryan Mason awalnya pernah diminta menelan pil pahit selesai ditumbangkan di partai pucuk Piala Liga Inggris 2015 saat masih aktif bermain di Tottenham. Di peristiwa itu, teamnya kalah 0-2 dari Chelsea.

“Ini benar-benar menyakitkan. Saya pernah merasainya sebagai pemain Situs Judi Slot Online24jam. Saya bermain di club ini dan kalah di final, jadi saya ketahui rasanya seperti apakah,” sebut Ryan Mason seperti diambil dari BBC.

“Normal bila beberapa pemain sakit sekali karenanya memperlihatkan jika mereka perduli. Saya pikir kita menyaksikannya ini hari, mereka memberi segala hal. Loyalitas 100 %,” terang Mason.

“Man City sebagai team yang luar biasa dan mengagumkan, tetapi pemain kami telah memberi segala hal dengan yang harus mereka menghadapi dalam tujuh hari. Itu ialah suatu hal yang dapat dibanggakan,” ujarnya.