23/06/2021
Rekor Dejan Kulusevski & Ruslan Malinovskiy Usai Buka Skor di Final Coppa Italia

Rekor Dejan Kulusevski & Ruslan Malinovskiy Usai Buka Skor di Final Coppa Italia

Rekor Dejan Kulusevski & Ruslan Malinovskiy Usai Buka Skor di Final Coppa Italia – Tanding final Coppa Italia di antara Juventus menantang Atalanta di Stadion Mapei pada Kamis (20/5) pagi hari WIB masih hasilkan score seimbang 1-1 di 45 menit pertama, dengan Dejan Kulusevski dan Ruslan Malinovskiy sama buka score untuk team semasing.

Juventus, yang disebut runner up tahun kemarin selesai kalah di final melalui beradu penalti menantang Napoli tetapi masih menggenggam rekor sebagai juara Coppa Italia paling banyak dengan 13 gol, buka score terlebih dahulu lewat Dejan Kulusevski menit ke-31.

Baca Juga : Real Madrid sedang Konsentrasi Penuh Hadapi Pertandingan Akhir

Bermula dari bola ketegangan di muka gawang, bola ke arah striker muda Swedia yang berdiri di luar kotak penalti dan ia secara cepat lakukan shooting plesing tepat ke tiang jauh untuk mengalahkan Pierluigi Gollini.

Golnya ini memiliki arti Dejan Kulusevski (21 tahun, 24 hari) jadi pemain paling muda yang cetak gol di Final Coppa Italia semenjak Ezequiel Muñoz (untuk Palermo menantang Inter Milan pada Mei 2011, 20 tahun dan 233 hari).

Sayang keunggulan Juventus tidak tahan lama saat http://18.136.243.159/ Atalanta sukses menyamai posisi menit ke-41 lewat sontekan pemain tengah produktif sasaran Chelsea, Ruslan Malinovskiy.

Bermula dari gempuran Remo Freuler disamping kanan gempuran, bola diumpan ke pemain tengah Ukraina yang berdiri di pinggir kotak penalti dan dengan ruangan tembak terbuka, ia melepas shooting keras Indobookies yang tidak berhasil dibendung Gianluigi Buffon.

Dengan gol ini, Ruslan Malinovskiy jadi pemain Atalanta pertama kali yang cetak gol di Final Piala Italia semenjak Angelo Domenghini melakukan di tahun 1963.

Saat itu, ini sebagai ke-20 kalinya Juventus capai final Situs Judi Slot Online Terpercaya Coppa Italia plus performa ke-400 mereka di persaingan ini, sementara Atalanta berhasil meraih final di dua dari 3 musim paling akhir. Awalnya pada 2019 saat kalah atas Lazio.