06/05/2021
PSG & Lille Saling Susul, Persaingan Juara Ligue 1 Kian Panas

PSG & Lille Saling Susul, Persaingan Juara Ligue 1 Kian Panas

PSG & Lille Saling Susul, Persaingan Juara Ligue 1 Kian Panas – Come-back spektakuler Lille untuk menaklukkan Lyon sesudah ketinggalan 2 gol bawa mereka kembali mendahului PSG di pucuk tabel Ligue 1. Hegemoni Paris Saint-Germain yang berlangganan juara dari tahun ke tahun membuat Ligue 1 mendapatkan panggilan negatif Liga Petani.

Tetapi, istilah yang merendahkan tingkat kekompetitifan seksi paling atas sepakbola Prancis itu berasa kedaluwarsa musim ini. Bersama LaLiga Spanyol, Ligue 1 malah menjadi salah satu yang paling hebat antara lima liga khusus Eropa. Adam Lallana Puji Pelatih Brighton Usai Imbangi Chelsea Saksikan saja sinetron yang terjadi dalam ajang journee 34 minggu ini.

PSG & Lille Saling Susul, Persaingan Juara Ligue 1 Kian Panas

Persaingan Juara Ligue 1 Kian Panas

Pada Sabtu (24/4) PSG sebagai juara bertahan menggantikan takhta klassemen dari tangan Lille susul kemenangan 3-1 atas tuan-rumah Metz. Striker muda fantastis Kylian Mbappe melepaskan 2 gol di Stade Saint-Symphorien saat sebelum Mauro Icardi cetak gol terakhir PSG melalui titik putih.

Hasil itu mengusung PSG, yang bakal mainkan semi-final Liga Champions melawan Manchester City midweek ini, Situs Judi Slot Online24jam ke posisi pertama, kantongi surplus dua point atas Lille.

Ingat esok harinya Lille harus memainkan pertandingan berat, berkunjung ke rumah team rangking ke-4 Olympique Lyon, bisa dimaklumi jika beberapa orang mulai menduga seterusnya PSG akan melangkah kangkung menjaga piala.

Tetapi, kemungkinan banyak yang tidak sadar diri jika awalnya bulan ini Lille sukses memecundangi PSG 1-0 di Parc des Princes, dan sukses itu rupanya bukan kebenaran.

Pada Minggu malam waktu di tempat atau Senin (26/4) pagi hari WIB barusan, tim garapan Christophe Galtier kembali memperlihatkan kedahsyatan mereka dan raih tiga point dengan yang bahkan juga lebih spektakuler daripada saat tundukkan PSG.

Ketinggalan 2-0 terlebih dulu sesudah kecolongan 2 gol Islam Slimani plus bunuh diri Jose Fonte di dalam 15 menit di tengah set pertama, Les Dogues menampik putus asa.

Tindakan Burak Yilmaz pada beberapa detik akhir menjelang turun minum memantik kebangunan Lille. Di set ke-2 , team tamu menyamai score lewat Jonathan David (60′) saat sebelum Yilmaz menyarangkan gol ke-2 nya lima menit saat sebelum bubaran, mengunci kemenangan Lille 3-2.

Cuman satu hari sesudah terkejar, Lille giliran susul PSG dan saat ini kembali menggenggam pucuk klassemen dengan keunggulan satu point.

Janganlah lupa, di bawah Lille (73 point) dan PSG (72), ada juga AS Monaco (71) yang masih tetap berkesempatan mengambil titel juara. Minggu ini Monaco menyikat Bordeaux 3 gol tanpa balas di kandang musuh.

Artikel diteruskan di bawah ini Apa saja kemungkinan terjadi dalam empat minggu sisa musim ini.

Entahlah Lille mengakui gelar pertama semenjak sepuluh tahun kemarin saat diperkokoh Eden Hazard, atau PSG rupanya meneruskan supremasi mereka, atau justru Monaco juara kembali sesudah paling akhir mencapainya pada 2016/17 – pas saat sebelum Mbappe dibajak Les Parisiens.

Apa saja peluang yang pada akhirnya jadi realita, kompetisi panas ini memperjelas Ligue 1 tidak patut kembali dicibir sebagai Liga Petani.