06/05/2021
Pemain Diserang Fans Karena Degradasi

Pemain Diserang Fans Karena Degradasi

Pemain Diserang Fans Karena Degradasi – Untuk pertamanya kali semenjak 1988 Schalke terdegradasi dari Bundesliga. Beberapa pemain Schalke jadi target gempuran penggemar yang geram besar selesai club Jerman itu ditegaskan terdegradasi dari Bundesliga, Rabu .

Buntut dari kejadian itu, seluruh tim Schalke tak lagi latihan sepanjang 2 hari paling akhir dan official club tidak percaya bila beberapa pemain ingin untuk selalu berseragam Royal Blues di tersisa musim 2020/21 ini.

“Ketakutan di mata Buyo terpikir dalam pikiran saya,” kata manager tim Schalke sekalian legenda club, Bintang Bayern Munich Choupo-Moting Tembus Rekor Pribadi Kontra Leverkusen Gerald Asamoah saat bicara mengenai gempuran penggemar pada pemain yang mengarah ke orang kepercayaan pelatih Mike “Buyo” Buskens.

Pemain Diserang Fans Karena Degradasi

Schalke Mungkin Tak Lanjutkan Musim Ini

Pada Rabu (21/4), beberapa saat sesudah ditegaskan terdegradasi dari Bundesliga musim ini dengan kekalahan 1-0 dari Arminia Bielefeld, pasukan Schalke yang pulang dari pertandingan tandang itu terserang oleh beberapa supporter mereka di stadion sendiri.

Nyaris dua jam sesudah larut malam, bis team dihadang oleh beberapa supporter, yang inginkan ada keterangan kenapa team terdegradasi untuk pertama kali semenjak 1988 dengan musim ini masih tersisa empat laga.

Tetapi bukannya melangsungkan diskusi, beberapa supporter melakukan tindakan pengacau dan keadaan semakin tidak teratasi.

“Saya adalah yang pertama keluar dari bis. Saya tidak takut. Saya telah mengenali penggemar lama dan percaya tidak ada apa-apa,” lanjut Asamoah.

Walau ada polisi yang jaga gerbang stadion, Situs Judi Slot Online24jam beberapa supporter sempat pernah melepaskan kekecewaan mereka yaitu dengan melemparkan telur menuju pemain, sementara beberapa lainnya dikejar oleh penggemar. Supporter menghancurkan mobil salah satunya pemain.

Seorang pemain Schalke yang tidak diutarakan namanya menjelaskan ke ESPN jika kejadian itu demikian mengerikan untuk beberapa anggota team.

Artikel diteruskan di bawah ini “Kami ketahui bakal ada tanggapan, tetapi tidak ada dari kami yang menginginkan itu [serangan],” kata si pemain. “Saya dapat memiliki empati dengan penggemar dan supporter, dan saya dapat pahami rasa frustrasi mereka.”

“Penggemar memiliki arti segala hal dan salah satu langkah supaya keadaan ini dapat diperbarui dengan menyelesaikan musim sebaik-baiknya dan terus berusaha.”

Polisi Jerman sudah membuat komisi interograsi, menurut WDR TV, tapi selama ini belum memperlihatkan hasil apa saja.