23/06/2021
Josep Maria Bartomeu Dalangi Ide Barcelona Ikut Liga Super Eropa

Josep Maria Bartomeu Dalangi Ide Barcelona Ikut Liga Super Eropa

Josep Maria Bartomeu Dalangi Ide Barcelona Ikut Liga Super Eropa – Bekas presiden Blaugrana ialah figur kunci dari step awalnya gagasan Liga Super sampai kepergiannya dari club tahun kemarin. Bekas presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu mendalangi perbincangan Liga Super Eropa sepanjang memegang di club, Goal bisa memverifikasi.

Blaugrana tergabung dengan Juventus, Real Madrid, Manchester United dan Arsenal sebagai tim awalnya yang berencana dalam lima tahun untuk membuat persaingan baru.

Dialog awalnya dari kekuatan pembangunan Liga Super diawali pada musim 2015/16, Caretaker Ryan Mason Ingin Tottenham Hotspur Yang Agresif dengan beberapa pembicaraan pada akhirnya ke arah pada informasi Minggu (18/4) jika ada 12 club yang sudah tanda-tangani persetujuan untuk membuat kompetisi baru yang bakal jadi kompetitor Liga Champions.

Josep Maria Bartomeu Dalangi Ide Barcelona Ikut Liga Super Eropa

Josep Maria Bartomeu Dalangi Ide Barcelona Ikut Liga Super Eropa

Tetapi, gagasan itu tidak berhasil karena team-team peserta Liga Super satu demi satu memundurkan diri di tengah-tengah banjir kritik yang luas dari penggemar dan pemain.

Goal sudah mengetahui jika dialog awalnya pada 2015/16 lalu bisa diambil kesimpulan jika beberapa elite sepakbola Eropa menimbang pembangunan persaingan antar-klub yang tampilkan tim-tim hebat dunia.

Namun, dialog itu tidak berkembang cepat, Situs Judi Slot Online24jam dengan Federasi Club Eropa (ECA) dan UEFA menurunkan keadaan saat sebelum dialog itu berkembang jadi lebih nyata.

Bartomeu mengusahakan supaya Liga Super jadi realita, tergabung dengan Andrea Agnelli, presiden Juventus dan presiden ECA, untuk tentukan dasar dari persaingan baru yang prospektif.

Mereka selanjutnya diikuti oleh presiden Real Madrid, Florentino Perez, dan Manchester United dan Arsenal. Waktu itu UEFA dan ECA tanda-tangani persetujuan baru yang mendeskripsikan pola Liga Champions sampai 2021.

Pada 2018, sesudah menyaksikan pembagian hadiah uang dari UEFA yang dipandang kurang bagus, proposal pembangunan Liga Super dengan Barcelona sebagai salah satunya figur kunci dipercepat. Waktu itu, Bartomeu ialah salah satu anggota dewan yang ketahui gagasan itu dan dia, bersama dengan 2 eksekutif, sembunyi-sembunyi bekerja untuk merealisasikannya.

Bartomeu dan yang lain yang turut serta tanda-tangani kesepakatan kerahasiaan untuk menahan kebocoran saat pola persaingan ditetapkan, terhitung bagaimana nanti akan bekerjasama dengan beberapa liga lokal dan bagaimana penghasilan akan didapat dan dialokasikan antara tim-tim yang turut serta. Di Real Madrid, Perez melakukan investasi penuh dan siap lakukan apa saja untuk merealisasikan gagasan itu.

Sesudah gagasan itu diselesaikan pada 2020, Bartomeu siap untuk membagikan dengan dewan direksi, bahkan juga saat periode kedudukannya di Barca sendiri mendapatkan hujatan luas. Si presiden saat itu project itu ke dewan, yang menyepakati penandatanganan document inisiasi, yang menurut kesepakatan kerahasiaan, tidak bisa diutarakan.

Pada waktu itu, mereka memercayai Bartomeu dan, di hari pemunduran dianya, dia mengutarakan gagasannya, yang tidak mengikat club buat apa juga dan tetap harus diganti jadi kontrak yang mengikat.

Alternatif Bartomeu, Joan Laporta, tanda-tangani kontrak pada Sabtu (17/4) sesudah ketahui besaran jumlah keuntungan yang bakal didapatkan oleh club. Walau demikian, document-nya belum komplet karena masihlah ada yang perlu ditetapkan, seperti bagaimana proses pembagian uang.

Distribusi itu tidak sama di antara 12 club yang turut serta, tetapi tidak tercatat dan tak pernah ditetapkan seutuhnya.

Artikel diteruskan di bawah ini Barcelona, lepas dari keadaan dalam beberapa hari akhir, masih yakin pada ide Liga Super.

“Kami yakin jika ini [Liga Super] ialah persaingan olahraga yang paling bagus yang sediakan semakin banyak sumber keuangan dan karena kami menjaga liga lokal,” kata club itu ke Goal.

Saat ini, sesudah mundurnya sebagian besar club pendiri Liga Super, Barca masih percaya bakal ada perundingan dengan UEFA untuk coba dan capai persetujuan baru, itu penyebabnya mereka belum melaunching pengakuan sah.