06/05/2021
Bos Juventus Dikecam Presiden UEFA Soal Liga Super Eropa

Bos Juventus Dikecam Presiden UEFA Soal Liga Super Eropa

Bos Juventus Dikecam Presiden UEFA Soal Liga Super Eropa – Si bos Juventus mendapatkan hujatan selesai tidak berhasil merealisasikan Liga Super dan di tengah-tengah isu tinggalkan kedudukannya di Turin. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin sudah mengingatkan tim-tim pemberontak dan pemilik eksekutif jika mereka akan hadapi “resiko” atas penangguhan project Liga Super Eropa mereka, terhitung bos Juventus, Andrea Agnelli yang diklaimnya sebagai pendusta.

“Saya tidak pernah menyaksikan seorang yang bohong berulang-kali dan sekuat dianya,” kata Ceferin, Persija Minta Dukungan Jakmania dari Rumah yang sekarang tidak pedulikan jalinan pribadinya dengan Agnelli walau awalnya dekat.

Ketidakberhasilan project pembangunan Liga Super sebagai saingan Liga Champions punya UEFA membuat Ceferin sekarang berani bernada sebagai wakil kewenangan sepakbola Eropa itu.

Bos Juventus Dikecam Presiden UEFA Soal Liga Super Eropa

Bos Juventus Dikecam Presiden UEFA Soal Liga Super Eropa

“Pintu UEFA terbuka, dan di saat yang serupa tiap orang harus memikul resiko atas perlakuan mereka,” kata Ceferin ke stasiun tv Slovenia POP TV.

“Saya mengharap semakin banyak yang bakal terjadi di hari Jumat. Yakinlah, siapa saja yang menjelaskan dia betul-betul tenang pada kondisi ini tentunya bohong.”

“Saya terima SMS [teks] suport dari sebagian besar club di Eropa. Situs Judi Slot Online24jam Jadi saat ini kami mengharap seluruh orang mengetahui kekeliruan mereka dan memikul resiko yang tepat. ”

Agnelli sendiri menjelaskan dalam sebuah interviu dengan Reuters pada Rabu (21/4), jika project Liga Super tidak bisa diteruskan sesudah ke enam team Liga Primer Inggris memundurkan diri satu hari awalnya, membuat pada kondisi yang tidak kenakan sebagai presiden Juventus.

Artikel diteruskan di bawah ini Alessandro Nasi, wakil ketua Exor, perusahaan induk dengan 63,8% saham di Juventus, anggota dewan FIFA Evelina Christillin yang belakangan ini dipilih, serta bekas pelatih Italia juara Piala Dunia, Marcello Lippi disebut sebagai calon substitusinya di Turin.

Tetapi, saat bicara ke Reuters, Agnelli otomatis menjelaskan dia tidak kemana saja: “Saya percaya beberapa hal baik akan tiba: ini memberikan waktu sata untuk memusatkan segala hal pada Juventus saja, yang disebut cinta saya.”

Juventus selama ini menentang laporan berkenaan mundurnya Agnelli sebagai presiden club dalam kurun waktu dekat, dan Tuttosport menulis si bos tidak mempunyai resiko kehilangan kedudukannya.